Kamis, 10 November 2016

Ciri - ciri, Kebiasaan Orang Introvert

          Introvert adalah salah satu kepribadian yang dimiki manusia dimuka bumi ini dari dua yang ada yaitu Ekstrovert lawannya. Introvert sering dikonotasikan dengan sesuatu yang negatif karena mereka adalah orang yang memiliki kepribadian yang cenderung pendiam, tenang atau bisa dibilang cool :D , misterius, menyukai kesendirian sehingga banyak yang berasumsi bahwa introvert itu anti sosial, sombong dan sebagainya. Di dunia ini orang yang memiliki kepribadian introvert atau lebih dominan bersikap introvert cenderung lebih sedikit jika dibandingkan dengan orang yang memiliki kepribadian ekstrovert, sekitar 25 % introvert dan sisanya ekstrovert.

 ciri - ciri, kebiasaan orang introvert :

1. Memiliki tokoh taupun orang yang menginspirasinya sendiri untuk dapat berkembang menjadi pribadi yang baik dan lebih baik (kalau admin kedua orang tua dan cinta pertama :)

2. Pemimpin yang hebat, meskipun banyak orang yang berasumsi bahwa introvert adalah pemalu namun banyak public figure dan tokoh terkenal yang memiliki kepribadian introvert seperti Emma Watson, Mahatma Gandhi, Bill Gates, Albert Einstein, Bung Hatta dan masih banyak lagi yang lainnya.

3. Butuh waktu untuk memulihkan energi setelah berada lama dalam rutinitas kesibukan sehari-harinya dengan menyendiri ataupun sekedar mendengarkan musik favorit di dalam kamar (butuh waktu luang)

4. Lebih suka pasangan yang memiliki kepribadian ekstrovert, yang periang dan supel (bisa jadi :) haha)

5. Tidak ekspresif dan cenderung membosankan

6. Lebih suka mendengarkan untuk menuliskannya dibandingkan membaca untuk membicarakannya

7. Berorientasi pada keseimbangan, meskipun mereka penyendiri mereka juga dapat bersolialisai meskipun tidak sebaik ekstrovet. Kadang mereka butuh waktu untuk menjadi dirinya sendiri

8. Seorang introvert lebih fokus kepada hal-hal yang bersifat psikis dibandingkan fisik

9. Ada lebih banyak darah yang mengalir di daerah anterior pada otak bagian depan, bagian ini yang berfungsi sebagai pengolah inti seperti merencanakan sesuatu atau menyelesaikan masalah itulah sebabnya mereka cepat menangkap dan menjadi pemikir yang baik
 
10. Hanya bisa fokus pada satu hal saja pada detik yang sama, karena mereka tidak ingin konsentrasinya terpecah belah
 
11. Tidak banyak berbicara menjadikannya seorang yang terlihat dingin, cool, cuek, dan pastinya penuh dengan misteri

12. Tidak bisa melihat keadaan yang memilukan meskipun itu hanya kucing sekalipun

13. Pendapatnya kurang di dengar meski sebenarnya mereka memiliki berberapa ide cermelang yang terpendam hahaha

14. Saat berbicara introvert cenderung gugup tetapi semua itu tertutupi dengan sifat dinginnya (cool) :D

15. Introvert sangat peka dan sensitif dengan keadaan, sehingga mereka pandai menjaga perasaan orang lain
 
 
Sumber :  http://fbastiar.blogspot.co.id/2015/04/100-fakta-ciri-ciri-kebiasaan-orang.html

Manakah Tipe Kepribadian Anda : Ekstrovert, Introvert, atau Ambivert

Ekstrovert

Ekstrovert adalah tipe kepribadian yang menyukai interaksi dengan dunia luar. Ekstrovert cenderung lebih banyak beraktifitas dan lebih sedikit berpikir. Orang dengan tipe ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Antusias

  • Banyak bicara

  • Tegas

  • Suka berteman

  • bersemangat

  • Spontan

  • Percaya Diri

  • Suka Keramaian

  • Suka Bercerita





Introvert

Introvert adalah tipe orang yang cenderung berhati-hati dan berpikir saat berinteraksi dengan orang lain. Mereka cenderung lebih menutup diri dari kehidupan luar. Orang yang bertipe introvert lebih menyukai tempat sepi dan tenang daripada keramaian. Beberapa ciri lainnya:

  • Tidak banyak bicara

  • Lebih suka bekerja sendiri

  • Tidak suka menjadi pusat perhatian

  • Berhati-hati

  • Lebih suka berfokus pada satu hal

  • Sulit bergaul

  • Lebih sering mendengarkan daripada bercerita

  • Suka mengamati interaksi di sekitar mereka.





Ambivert meskipun banyak orang akan menunjukkan sifat yang menjurus kepada salah satu dari dua tipe sebelumnya yaitu; introvert dan ekstrovert. Namun banyak juga orang yang berpikir dirinya merupakan campuran antara tipe introvert dan ekstrovert. Tipe ini dikenal dengan Ambivert.

Orang orang dengan tipe ini kadang menunjukkan ciri-ciri introvert di beberapa kesempatan, tetapi juga menunjukkan ciri ekstrovert pada kesempatan lainnya. Sifat orang yang bertipe ambivert lebih sulit di tebak karena bisa berubah-ubah.


Sumber : https://id-id.facebook.com/notes/zodiaks-mania-/ekstrovert-introvert-dan-ambivert-yang-mana-tipe-kepribadian-anda

Legenda Telaga Warna



Legenda dari Jawa Barat.

 

Jaman dahulu ada sebuah kerajaan di Jawa Barat bernama Kutatanggeuhan. Kutatanggeuhan merupakan kerajaan yang makmur dan damai. Rakyatnya hidup tenang dan sejahtera karena dipimpin oleh raja yang bijaksana. Raja Kutatanggeuhan bernama Prabu Suwartalaya dan permaisurinya bernama Ratu Purbamanah. Sayang Prabu dan Ratu belum dikaruniai keturunan sehingga mereka selalu merasa kesepian. Rakyat pun sangat mengkhawatirkan keadaan ini, karena siapa yang akan menggantikan Prabu dan Ratu kelak?

Akhirnya Raja memutuskan untuk bersemedi. Dia pergi ke gunung dan menemukan sebuah gua. Disanalah dia bersemedi, berdoa kepada Tuhan supaya dikaruniai keturunan. Setelah berhari-hari Prabu Suwartalaya berdoa, suatu hari tiba-tiba terdengar suara gaib.
“Benarkah kau menginginkan keturunan Prabu Suwartalaya?” kata suara gaib tersebut.
“Ya! Saya ingin sekali memiliki anak!” jawab Prabu Suwartalaya. “Baiklah! Doamu akan terkabul. Sekarang pulanglah!” kata suara gaib.

Maka Prabu Suwartalaya pun pulang dengan gembira. Benar saja beberapa minggu kemudian, Ratu pun mengandung. Semua bersuka cita. Terlebih lagi ketika sembilan bulan kemudian Ratu melahirkan seorang putri yang cantik. Dia diberi nama Putri Gilang Rukmini. Prabu Suwartalaya mengadakan pesta yang meriah untuk merayakan kelahiran putri mereka. Putri Gilang Rukmini pun menjadi putri kesayangan rakyat Kutatanggeuhan.

Beberapa tahun telah berlalu, putri Gilang Rukmini tumbuh menjadi gadis yang cantik jelita. Sayang putri Gilang Rukmini sangat manja dan berperangai tidak baik, mungkin karena Prabu dan Ratu sangat memanjakannya. Maklumlah anak semata wayang. Apapun yang diminta oleh putri pasti segera dituruti. Jika tidak putri akan sangat marah dan bertindak kasar. Namun rakyat tetap mencintainya. Mereka berharap suatu hari perangai putri akan berubah dengan sendirinya.

Seminggu lagi putri Gilang Rukmini akan berusia tujuh belas tahun. Prabu Suwartalaya akan mengadakan pesta syukuran di istana. Semua rakyat boleh datang dan memberikan doa untuk putri Gilang Rukmini. Rakyat berkumpul dan merencanakan hadiah istimewa untuk putri kesayangan mereka. Akhirnya disepakati bahwa mereka akan menghadiahkan sebuah kalung yang sangat indah. Kalung itu terbuat dari emas terbaik dan ditaburi batu-batu permata yang beraneka warna. Maka rakyat dengan sukarela menyisihkan uang mereka dan mengumpulkannya untuk biaya pembuatan hadiah tersebut. Mereka memanggil pandai emas terbaik di kerajaan untuk membuatnya.

Akhirnya hari yang ditunggu-tunggu datang juga. Rakyat berduyun-duyun datang ke halaman istana tempat pesta ulang tahun putri Gilang Rukmini diadakan. Di depan istana sudah berdiri sebuah panggung yang megah. Rakyat bersorak-sorai saat Prabu dan Ratu menaiki panggung. Apalagi ketika akhirnya putri Gilang Rukmini keluar dari istana dan melambaikan tangannya. Rakyat sangat gembira melihat putri yang cantik jelita. Pesta pun berlangsung dengan meriah.

Kini tiba saatnya rakyat mempersembahkan hadiah istimewa mereka. Mereka memberikan kotak berisi hadiah itu kepada putri Gilang Rukmini. Prabu Suwartalaya membuka kotak tersebut dan mengeluarkan kalung beraneka warna yang sangat indah dan memberikannya kepada putri Gilang Rukmini. putri Gilang Rukmini memandang kalung itu dengan kening berkerut. Prabu Suwartalaya memandang putrinya, “Ayo nak, kenakan kalung itu! Itu adalah tanda cinta rakyat kepadamu. Jangan kecewakan mereka nak!”. “Iya putriku. Kalung itu sangat indah bukan. Ayo kenakan! Biar rakyat senang,” kata Ratu Purbamanah.“Bagus apanya? Kalung ini jelek sekali. Warnanya norak, kampungan! Aku tidak mau memakainya!” teriak putri Gilang Rukmini. 

Dia membanting kalung itu ke lantai hingga hancur. Prabu Suwartalaya, Ratu Purbamanah dan rakyat Kutatanggeuhan hanya bisa tertegun menyaksikan kejadian itu. Lalu tangis Ratu Purbamanah pecah. Dia sangat sedih melihat kelakuan putrinya. Akhirnya semua pun meneteskan air mata, hingga istana pun basah oleh air mata mereka. Mereka terus menangis hingga air mata mereka membanjiri istana, dan tiba-tiba saja dari dalam tanah pun keluar air yang deras, makin lama makin banyak. Hingga akhirnya kerajaan Kutatanggeuhan tenggelam dan terciptalah sebuah danau yang sangat indah.

Kini danau itu masih bisa kita temui di daerah Puncak, Jawa Barat. Danau itu dinamakan Telaga Warna, karena jika hari cerah, airnya akan memantulkan cahaya matahari hingga tampak berwarna-warni. Katanya, itu adalah pantulan warna yang berasal dari kalung putri Gilang Rukmini.